Definisi SEO
SEO (Search Engine Optimization) atau dalam
Bahasa Indonesia disebut Optimisasi
mesin pencari, adalah serangkaian proses yang dilakukan secara
sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik
kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan
mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.
Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas,
atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu
yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada
hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.
Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan
jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin
meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang
sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru.
Sejarah SEO
Off Page SEO memiliki efek yang cukup signifikan setelah On Page SEO. Off Page SEO ini mengacu pada teknik pengoptimalan luar dari web atau blog. Meliputi:
1. Backlink
2. Link Building
3. Submit URL
4. Blog walking
5. Ping URL
6. Advertising
7. Social media
8. dsb.
Contoh SEO
Pada search engine, kita mengetikkan keyword "bisnis waralaba", dan bisa di lihat, situs "www.waralabaku.com" menempati ranking pertama pada hasil pencarian di search engine tersebut. Dengan kata lain, situs tersebut sudah melakukan optimisasi mesin pencari.
Pentingnya SEO untuk pemasaran online sebuah Bisnis
Internet semakin berkembang dan dan fungsinya sangat luas. Salah satunya adalah untuk menjalankan bisnis melalui jalur online. Bisnis dalam skala kecil maupun besar berlomba lomba menunjukkan eksistensinya melalui web dan jumlahnya pun semakin bertambah besar. Persaingan bisnis di internet kemudian menjadi sangat alot dan panas. Kehadiran search engine menjadi salah satu solusi agar website dan bisnis dapat ditemukan dengan mudah. Sampai disini, persaingan belum berhenti karena listing web di search engine (SERP) menjadi arena hebat untuk perjuangan meraih kemenangan di halaman pertama hasil pencarian melalui SEO.
Ada puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan bahkan puluhan juta listing dalam sekali tampil halaman setelah pengunjung mengetikkan keyword tertentu. Tentunya, pengunjung akan sangat jarang menengok ke halaman halaman belakang dan cenderung memprioritaskan apa yang pertama kali di lihat di halaman pertama hasil pencariannya. Inilah yang kemudian memicu persaingan untuk mendapatkan peringkat di halaman pertama search engine. Karena kemenangan peringkat tersebut berarti memiliki traffic yang berlimpah serta konvensi bisnis yang potensial.
Bagi bisnis skala besar, menggunakan layanan PPC (Paid Per Click) bisa menjadi alternatif untuk mendatangkan traffic dengan jumlah masif, namun bagi bisnis kecil, mengeluarkan modal besar untuk PPC tentunya menjadi pemikiran berat karena harus memikirkan perbandingan antara ROI (return on investment) dengan biaya marketing yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, kemudian ditempuh cara lain yaitu dengan mengoptimalkan struktur, visibilitas, dan otoritas web di mata search engine agar dapat “dipercaya” dan ditampilkan di halaman utama hasil pencarian. Inilah yang kemudian disebut sebagai SEO.
Berikut adalah keuntungan SEO bagi pemasaran online sebuah bisnis:
Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari
Sejarah SEO
Menurut Danny Sullivan, istilah Search Engine Optimization pertama
kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di
Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga
mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang
disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka.
Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu
halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster
melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten
situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan
memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak
akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna
internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas
Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub,
sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk
memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan
fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link
yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas
masing-masing link tersebut.
Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman
web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link
oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman
web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah
link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai
lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas
rendah.
Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google
yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google
memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena
berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi),
cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari
lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai
PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil
pencarian.
Jenis SEO
Terdapat 2 jenis SEO, yaitu On Page SEO dan Off Page SEO. Kegunaan kedua jenis ini adalah agar web/blog memiliki ranking tertinggi di search engine. Berikut adalah penjelasannya.
On Page SEO adalah suatu teknik mengoptimisasi halaman website dengan menerapkan beberapa dasar keyword yang ditarget ke dalamnya. Keuntungan dari On Page SEO ini yaitu sebuah situs akan lebih dinilai relevan oleh search engine, juga jika halaman tersebut hanya mendapatkan sedikit backlink bisa dipastikan akan mudah mendapat ranking #1 pada search engine tersebut. Berikut adalah dasar dasar yang harus di terapkan dalam On Page SEO:
Jenis SEO
Terdapat 2 jenis SEO, yaitu On Page SEO dan Off Page SEO. Kegunaan kedua jenis ini adalah agar web/blog memiliki ranking tertinggi di search engine. Berikut adalah penjelasannya.
On Page SEO adalah suatu teknik mengoptimisasi halaman website dengan menerapkan beberapa dasar keyword yang ditarget ke dalamnya. Keuntungan dari On Page SEO ini yaitu sebuah situs akan lebih dinilai relevan oleh search engine, juga jika halaman tersebut hanya mendapatkan sedikit backlink bisa dipastikan akan mudah mendapat ranking #1 pada search engine tersebut. Berikut adalah dasar dasar yang harus di terapkan dalam On Page SEO:
1. Script SEO.
2. Title Tag.
3. Meta Description.
4. URL website.
5. Description Web.
6. Heading (H1, H2, H3, H4).
7. Image file name and Image Alt Tag.
8. Link to site authority.
9. Kalimat pertama artikel.
10. Cara posting, meliputi tulisan cetak tebal, miring, atau garis bawah.
Off Page SEO memiliki efek yang cukup signifikan setelah On Page SEO. Off Page SEO ini mengacu pada teknik pengoptimalan luar dari web atau blog. Meliputi:
1. Backlink
2. Link Building
3. Submit URL
4. Blog walking
5. Ping URL
6. Advertising
7. Social media
8. dsb.
Contoh SEO
Pada search engine, kita mengetikkan keyword "bisnis waralaba", dan bisa di lihat, situs "www.waralabaku.com" menempati ranking pertama pada hasil pencarian di search engine tersebut. Dengan kata lain, situs tersebut sudah melakukan optimisasi mesin pencari.
Pentingnya SEO untuk pemasaran online sebuah Bisnis
Internet semakin berkembang dan dan fungsinya sangat luas. Salah satunya adalah untuk menjalankan bisnis melalui jalur online. Bisnis dalam skala kecil maupun besar berlomba lomba menunjukkan eksistensinya melalui web dan jumlahnya pun semakin bertambah besar. Persaingan bisnis di internet kemudian menjadi sangat alot dan panas. Kehadiran search engine menjadi salah satu solusi agar website dan bisnis dapat ditemukan dengan mudah. Sampai disini, persaingan belum berhenti karena listing web di search engine (SERP) menjadi arena hebat untuk perjuangan meraih kemenangan di halaman pertama hasil pencarian melalui SEO.
Ada puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan bahkan puluhan juta listing dalam sekali tampil halaman setelah pengunjung mengetikkan keyword tertentu. Tentunya, pengunjung akan sangat jarang menengok ke halaman halaman belakang dan cenderung memprioritaskan apa yang pertama kali di lihat di halaman pertama hasil pencariannya. Inilah yang kemudian memicu persaingan untuk mendapatkan peringkat di halaman pertama search engine. Karena kemenangan peringkat tersebut berarti memiliki traffic yang berlimpah serta konvensi bisnis yang potensial.
Bagi bisnis skala besar, menggunakan layanan PPC (Paid Per Click) bisa menjadi alternatif untuk mendatangkan traffic dengan jumlah masif, namun bagi bisnis kecil, mengeluarkan modal besar untuk PPC tentunya menjadi pemikiran berat karena harus memikirkan perbandingan antara ROI (return on investment) dengan biaya marketing yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, kemudian ditempuh cara lain yaitu dengan mengoptimalkan struktur, visibilitas, dan otoritas web di mata search engine agar dapat “dipercaya” dan ditampilkan di halaman utama hasil pencarian. Inilah yang kemudian disebut sebagai SEO.
Berikut adalah keuntungan SEO bagi pemasaran online sebuah bisnis:
- Mendatangkan Traffic dan Ranking yang besar
- Meningkatkan Brand Awareness
- Memiliki visibilitas dan otoritas
- Mendapatkan Revenue atau ROI yang tinggi
Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari
Nama: R. Nur Utaria
NPM: 6124006


