Senin, 02 November 2015

SEO (Search Engine Optimization)

Diposting oleh Ria di 11.44 0 komentar

Definisi SEO

SEO (Search Engine Optimization) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Optimisasi mesin pencari, adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. 

Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru.

Sejarah SEO

Menurut Danny Sullivan, istilah Search Engine Optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.

Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.

Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.

Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil pencarian.

Jenis SEO

Terdapat 2 jenis SEO, yaitu On Page SEO dan Off Page SEO. Kegunaan kedua jenis ini adalah agar web/blog memiliki ranking tertinggi di search engine. Berikut adalah penjelasannya.

On Page SEO adalah suatu teknik mengoptimisasi halaman website dengan menerapkan beberapa dasar keyword yang ditarget ke dalamnya. Keuntungan dari On Page SEO ini yaitu sebuah situs akan lebih dinilai relevan oleh search engine, juga jika halaman tersebut hanya mendapatkan sedikit backlink bisa dipastikan akan mudah mendapat  ranking #1 pada search engine tersebut. Berikut adalah dasar dasar yang harus di terapkan dalam On Page SEO:
1. Script SEO.
2. Title Tag.
3. Meta Description.
4. URL website.
5. Description Web.
6. Heading (H1, H2, H3, H4).
7. Image file name and Image Alt Tag.
8. Link to site authority.
9. Kalimat pertama artikel.
10. Cara posting, meliputi tulisan cetak tebal, miring, atau garis bawah.

Off Page SEO memiliki efek yang cukup signifikan setelah On Page SEO. Off Page SEO ini mengacu pada teknik pengoptimalan luar dari web atau blog. Meliputi:
1. Backlink

2. Link Building
3. Submit URL
4. Blog walking
5. Ping URL
6. Advertising
7. Social media
8. dsb.

Contoh SEO



Pada search engine, kita mengetikkan keyword "bisnis waralaba", dan bisa di lihat, situs "www.waralabaku.com" menempati ranking pertama pada hasil pencarian di search engine tersebut. Dengan kata lain, situs tersebut sudah melakukan optimisasi mesin pencari.

Pentingnya SEO untuk pemasaran online sebuah Bisnis

Internet semakin berkembang dan dan fungsinya sangat luas. Salah satunya adalah untuk menjalankan bisnis melalui jalur online. Bisnis dalam skala kecil maupun besar berlomba lomba menunjukkan eksistensinya melalui web dan jumlahnya pun semakin bertambah besar. Persaingan bisnis di internet kemudian menjadi sangat alot dan panas. Kehadiran search engine menjadi salah satu solusi agar website dan bisnis dapat ditemukan dengan mudah. Sampai disini, persaingan belum berhenti karena listing web di search engine (SERP) menjadi arena hebat untuk perjuangan meraih kemenangan di halaman pertama hasil pencarian melalui SEO.

Ada puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan bahkan puluhan juta listing dalam sekali tampil halaman setelah pengunjung mengetikkan keyword tertentu. Tentunya, pengunjung akan sangat jarang menengok ke halaman halaman belakang dan cenderung memprioritaskan  apa yang pertama kali di lihat di halaman pertama hasil pencariannya. Inilah yang kemudian memicu persaingan untuk mendapatkan peringkat di halaman pertama search engine. Karena kemenangan peringkat tersebut berarti memiliki traffic yang berlimpah serta konvensi bisnis yang potensial.

Bagi bisnis skala besar, menggunakan layanan PPC (Paid Per Click) bisa menjadi alternatif untuk mendatangkan  traffic dengan jumlah masif, namun bagi bisnis kecil, mengeluarkan modal besar untuk PPC tentunya menjadi pemikiran berat karena harus memikirkan perbandingan antara ROI (return on investment) dengan biaya marketing yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, kemudian ditempuh cara lain yaitu dengan mengoptimalkan struktur, visibilitas, dan otoritas web di mata search engine agar dapat “dipercaya” dan ditampilkan di halaman utama hasil pencarian. Inilah yang kemudian disebut sebagai SEO.

Berikut adalah keuntungan SEO bagi pemasaran online sebuah bisnis:

  • Mendatangkan Traffic dan Ranking yang besar
Satu efek praktis dan pragmatis dari website yang memiliki SEO yang baik adalah peringkat (ranking) di search engine. Peringkat yang baik berarti kemungkinan traffic yang datang dari search engine sangat besar.

  • Meningkatkan Brand Awareness
SEO dapat membantu meningkatkan kemampuan pelanggan potensial untuk mengingat suatu perusahaan, produk atau web dalam kategori tertentu (brand awareness). Meskipun pada awalnya ini tidak begitu berefek pada tingkat penjualan, namun brand awareness dapat menjadi tolok ukur eksistensi perusahaan, produk, atau web perusahaan itu sendiri di mata publik. Web, perusahaan, dan produk/layanan yang di pasarkan ada untuk mereka dan dapat dikenal dengan baik. Pada perjalanan panjangnya, perusahaan akan menemukan selling point yang tepat guna meningkatkan jumlah penjualan dan daya jual produk atau jasa yang ditawarkan.

  • Memiliki visibilitas dan otoritas
SEO memungkinkan web sebuah perusahaan memiliki visibilitas dan otoritas di search engine serta dunia internet dalam jangka yang relatif panjang, tentunya apabila didukung oleh praktek SEO yang baik dan sehat (whitehat) karena cara-cara SEO yang buruk seperti spamming, keyword stuffing, cloaking, membuat doorway pages, dan praktek-praktek blackhat SEO lainnya justru akan melukai website perusahaan. Efek SEO curang hanya dalam jangka pendek dan kemungkinan untuk mendapat penalti sangat besar. Demikian pula dengan brand, usaha brand building yang sedang dilakukan bisa rusak jika situs telah dicap sebagai spammer. Dengan cara ini, perusahaan bisa menghindari atau mengurangi biaya iklan, misalnya untuk PPC-nya Google Adwords, karena PPC tidak bertahan lama. Jika budget habis atau tidak ditambah, maka traffic web dari iklan berhenti seketika.

  • Mendapatkan Revenue atau ROI yang tinggi
Kampanye SEO yang dilakukan dengan baik dan efisien akan memberikan ROI atau hasil investasi yang jauh lebih besar dibanding kampanye-kampanye marketing/advertising lainnya. Hal ini sangat jelas karena usaha SEO hampir tidak membutuhkan biaya apapun kecuali jika menggunakan jasa ahli SEO, yang tentu biayanya juga tidak sebesar kampanye marketing lainnya. Menggunakan jasa SEO sah-sah saja dan justru sangat penting jika sebuah perusahaan tidak ada waktu atau kurang menguasai SEO. Hanya saja, ada satu hal yang perlu diperhatikan: pastikan jasa SEO yang digunakan mengerti betul tentang SEO dan tidak melakukan praktek blackhat karena dapat merugikan web dan bisnis ke depannya. 


Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari









Nama: R. Nur Utaria

NPM: 6124006

 
 

R. Nur Utaria Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea